Setelah
pada bulan Desember 2014 meraih penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional,
SMK Negeri 3 Pati segera menyebarkan pengaruh kepedulian dan cinta terhadap lingkungan
kepada sekolah-sekolah lain di kabupaten Pati. Pada tanggal 2 Februari 2015,
SMK Negeri 3 Pati menandatangani kesepakatan kerjasama (Memorandum of Understanding) dengan 14 sekolah di wilayah Kabupaten
Pati sebagai calon sekolah adiwiyata Kabupaten. Berdasarkan surat Keputusan
dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati nomor: 421.5/ 0552 tentang
Penetapan Sekolah Binaan Adiwiyata SMK Negeri 3 Pati tanggal 27 Januari 2015,
SMK Negeri 3 Pati mendapat tugas untuk membina seluruhnya 14 sekolah, dari tingkat
SD, SMP dan SMA/SMK menjadi Sekolah Adiwiyata Kabupaten.
Penandatangana
MoU dilakukan oleh kepala SMK Negeri 3 Pati, Drs. Sunoto, M.M. dengan 14 Kepala
Sekolah binaan calon sekolah Adiwiyata Kabupaten. Pembinaan tersebut sebagai upaya SMK Negeri 3
Pati meraih level Sekolah Adiwiyata tertinggi, yaitu Adiwiyata Mandiri.
Penandatanganan disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati. Hadir
pula Kepala Bidang Pendidikan Menengah Drs. H. Sutono, M.Pd., Kepala BLH Pati,
Pengawas SMK, dan Ketua Komite Sekolah bertempat di SMKN 3 Pati. Ke 14 sekolah
tersebut adalah: SDN Bumimulyo 1 Batangan, SDN Jembangan 1 Batangan, SDN Ngening 1 Batangan, SDN
Kalikalong 1 Tayu, SMP Negeri 4 Pati, SMP Negeri 1 Gembong, SMA Negeri 1
Batangan, SMK Farming Pati, SMA PGRI 1 Pati, SMK Bani Muslim Pati, SMK Nasional
Pati, SMK Negeri 1 Pati, dan SMK Negeri 2 Pati, dan SMK Negeri 4 Pati (SMK
Bahtera Pati).
Sekolah
adiwiyata merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nasional, kepada sekolah yang setelah dilakukan
evaluasi dinilai memiliki komitmen peduli dan berwawasan lingkungan.
Sebagai
persyaratan untuk menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri, SMK Negeri 3 Pati harus
mengantarkan minimal 10 sekolah yang ada dibawah binaannya menjadi sekolah Adiwiyata
Kabupaten. Namun demikian Kepala SMK Negeri 3 Pati, Drs. Sunoto, M.M. dengan
dukungan dari BLH Kabupaten Pati, bertekat untuk menjadikan seluruhnya 14
sekolah yang di amanahkan, mampu diantarkan menjadi sekolah Adiwiyata
Kabupaten.
Terkait
dengan pembimbingan ke sekolah-sekolah binaan Adiwiyata, Drs. Sunoto, M.M.
menganggap bahwa kedua belah pihak berada pada level yang sama sebagai suatu
simbiosis mutualisme.
Pada
sambutannya di penandatanganan MoU tersebut, beliau mengatakan, “Tidak ada yang
berada pada posisi sebagai sekolah pembina maupun sekolah yang dibina. Kedua
belah pihak pada tingkat yang sejajar dan saling membutuhkan. Karena itu kami
lebih suka menggunakan kata shering
atau berbagi pengalaman. Apa yang telah di capai oleh SMK Negeri 3 Pati akan
kami bagi dengan sekolah-sekolah lain, sehingga kelak mereka mampu meraih apa
yang telah lebih dahulu di capai oleh sekolah kami. Juga tidak menutup
kemungkinan sekolah-sekolah tersebut akan mampu melampaui pencapaian sekolah
kami.”
Dalam
pengarahan dari Dinas Pendidikan juga selalu memotivasi sekolah untuk menjaga,
mencintai dan membudayakan hidup bersih dan lingkungan sehat. Demikian juga
Kepala BLH Kabupaten Pati Ir. Purwadi, M.M. yang dalam sambutannya
menyampaikan, bahwa dengan menjaga
lingkungan yang indah dan bersih merupakan bagian dari nilai ibadah kita dengan
sang Khalik. Oleh karena itu kita harus
selalu upayakan Pati sebagai Kota Adipura Kencana.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar