Rabu, 08 April 2015

SMK NEGERI 3 PATI MENERIMA KUNJUNGAN PESERTA DIKLATPIM IV POLA BARU KABUPATEN BOJONEGORO


Dalam rangka Diklat Kepemimpinan IV Angkatan XXXVIII Tahun 2015 Kabupaten Bojonegoro, peserta diklatpim yang berjumlah 40 orang mengadakan kunjungan studi banding di Kabupaten Pati.  Kunjungan dilakukan dalam rangka mendapatkan shering pengalaman  keberhasilan Kabupaten Pati dalam  Pencapaian Adipura Kencana.

    Gambar 1. Peserta Diklat Kepemimpinan berfoto bersama di depan SMK N 3 Pati

Setelah rombongan diterima oleh Bupati Pati, maka rombongan dari Kabupaten Bojonegoro dipecah menjadi 3 tim. Tim tersebut masing-masing mengunjungi   tempat yang dianggap memiliki kontribusi dalam pencapaian Kabupaten Pati meraih Adipura Kencana.  Tempat tersebut adalah Tempat Pembuangan Akhir di desa  Sukoharjo, RSUD Soewondo Pati, dan SMK Negeri 3 Pati sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional.

    Gambar 2. Peserta Diklat Kepemimpinan diterima langsung oleh Kepala SMK N 3 Pati

Dalam kunjungannya ke SMK Negeri 3 Pati pada tanggal 23 Maret 2015 peserta Diklat Rapim diterima langsung oleh Kepala Sekolah, Drs. Sunoto, M.M. Di Sekolah Adiwiyata tersebut rombongan melakukan peninjauan langsung di beberapa spot yang terkait dengan program adiwiyata.
Tempat yang dikunjungi peserta Diklatpim diantaranya adalah :

1.        Bank Sampah ‘NARAKARYA’ SMK Negeri 3 Pati
Di bank sampah peserta Diklatpim mengamati pelaksanaan kegiatan dan mendapatkan penjelasan terkait administrasi bank sampah ‘NARAKARYA’.
Peserta juga menyaksikan hasil karya daur ulang siswa yang di pajang di lemari pajang sekitar bank sampah. Dengan kreatifitasnya, siswa mampu menyulap limbah menjadi  karya kerajinan  dan pakaian dengan ornamen limbah.

    Gambar 3. Peserta Diklat Kepemimpinan mengunjungi Bank sampah NARAKARYA SMK N 3 Pati


     Gambar 4. Peserta Diklat Kepemimpinan mendapatkan penjelasan dari pengelola  Bank sampah NARAKARYA 

2.         Greenhouse
3.         Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)

     Gambar 5. Peserta Diklat Kepemimpinan meninjau IPAL  SMK N 3 Pati

4.         Tempat pengomposan
5.         Hotel Training ESEMKA

    Gambar 6. Peserta Diklat Kepemimpinan mengunjungi Hotel Training 'ESEMKA' SMK N 3 Pati


6.         Laundry
7.         Praktik Program Keahlian

Dalam akhir kunjungan tersebut peserta Diklat Pimpinan dari Kab. Bojonegoro menyampaikan kesan baik atas pelaksanaan Program Adiwiyata di SMK Negeri 3 Pati.

 ****

Prasetiyo



RENCANA KEGIATAN BAKTI WISATA SMK NEGERI 3 PATI


Dalam upaya menanamkan pendidikan lingkungan untuk siswa SMK Negeri 3 Pati khususnya Siswa Akomodasi Perhotelan dan siswa Duta Adiwiyata, SMK Negeri 3 Pati akan menyelenggarakan kegiatan bakti Wisata. Kegiatan di pusatkan dan dilaksanakan di desa Jrahi, Gunungwungkal kabupaten Pati pada tanggal 11 April 2015. Kegiatan tersebut  sekaligus menunjang program Adiwiyata SMK Negeri 3 Pati, yang saat ini tengah merintis menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri  yaitu level penghargaan setingkat diatas Adiwiyata Nasional.  Sebelumnya pada 22 Desember 2014, Kepala SMK Negeri 3 Pati menerima penghargaan Sekolah adiwiyata Nasional dari menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc di Jakarta.

                                Gambar 1. Lingkungan SMK Negeri 3 Pati yang tertata resik dan asri

Adiwiyata merupakan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan yang diberikan kepada sekolah yang memiliki kepedulian dan berbudaya lingkungan. Tujuan SMK Negeri 3 Pati dalam program Adiwiyata adalah menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah sebagai tempat pembelajaran & penyadaran warga sekolah (guru, murid & pekerja lainnya). Dengan harapan di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan & pembangunan  berkelanjutan.

                                Gambar 2. Lingkungan SMK Negeri 3 Pati sebagai hasil penerapan kepedulian 
                                                               dan berbudaya lingkungan


Kegiatan bakti wisata yang akan dilaksanakan meliputi penebaran Benih Ikan dan Kerja Bakti di Desa Jrahi. Ketua penyelenggara, Suwardi yang merupakan guru SMK Negeri 3 Pati telah melakukan koordinasi secara intens dengan tempat pelaksanaan kegiatan. Untuk memastikan kegiatan dapat berlangsung dan terlselenggara dengan sukses.

                                          Gambar 3. Lingkungan SMK Negeri 3 Pati yang nyaman untuk bersantai siswa didik 
                                                              saat istirahat

Bakti wisata SMK Negeri 3 Pati akan melibatkan perwakilan dari Guru/ Pembina, siswa, OSIS SMK Negeri 3 Pati, Pramuka, Duta Adiwiyata SMK Negeri 3 Pati, Tim Adiwiyata,  dan BLH Kabupaten Pati.

Kita semua berharap kegiatan akan berlangsung sukses dan mampu menumbuhkan kesadaran warga masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan.


Praset

Senin, 09 Maret 2015

SMK NEGERI 3 PATI MENUJU SEKOLAH ADIWIYATA MANDIRI


Setelah pada bulan Desember 2014 meraih penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, SMK Negeri 3 Pati segera menyebarkan pengaruh kepedulian dan cinta terhadap lingkungan kepada sekolah-sekolah lain di kabupaten Pati. Pada tanggal 2 Februari 2015, SMK Negeri 3 Pati menandatangani kesepakatan kerjasama (Memorandum of Understanding) dengan 14 sekolah di wilayah Kabupaten Pati sebagai calon sekolah adiwiyata Kabupaten. Berdasarkan surat Keputusan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati nomor: 421.5/ 0552 tentang Penetapan Sekolah Binaan Adiwiyata SMK Negeri 3 Pati tanggal 27 Januari 2015, SMK Negeri 3 Pati mendapat tugas untuk membina seluruhnya 14 sekolah, dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK menjadi Sekolah Adiwiyata Kabupaten.  

Penandatangana MoU dilakukan oleh kepala SMK Negeri 3 Pati, Drs. Sunoto, M.M. dengan 14 Kepala Sekolah binaan calon sekolah Adiwiyata Kabupaten.  Pembinaan tersebut sebagai upaya SMK Negeri 3 Pati meraih level Sekolah Adiwiyata tertinggi, yaitu Adiwiyata Mandiri. Penandatanganan disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati. Hadir pula Kepala Bidang Pendidikan Menengah  Drs. H. Sutono, M.Pd., Kepala BLH Pati, Pengawas SMK, dan Ketua Komite Sekolah bertempat di SMKN 3 Pati. Ke 14 sekolah tersebut adalah: SDN Bumimulyo 1 Batangan, SDN Jembangan  1 Batangan, SDN Ngening 1 Batangan, SDN Kalikalong 1 Tayu, SMP Negeri 4 Pati, SMP Negeri 1 Gembong, SMA Negeri 1 Batangan, SMK Farming Pati, SMA PGRI 1 Pati, SMK Bani Muslim Pati, SMK Nasional Pati, SMK Negeri 1 Pati, dan SMK Negeri 2 Pati, dan SMK Negeri 4 Pati (SMK Bahtera Pati).

Sekolah adiwiyata merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nasional,  kepada sekolah yang setelah dilakukan evaluasi dinilai memiliki komitmen peduli dan berwawasan lingkungan.
Sebagai persyaratan untuk menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri, SMK Negeri 3 Pati harus mengantarkan minimal 10 sekolah yang ada dibawah binaannya menjadi sekolah Adiwiyata Kabupaten. Namun demikian Kepala SMK Negeri 3 Pati, Drs. Sunoto, M.M. dengan dukungan dari BLH Kabupaten Pati, bertekat untuk menjadikan seluruhnya 14 sekolah yang di amanahkan, mampu diantarkan menjadi sekolah Adiwiyata Kabupaten.

Terkait dengan pembimbingan ke sekolah-sekolah binaan Adiwiyata, Drs. Sunoto, M.M. menganggap bahwa kedua belah pihak berada pada level yang sama sebagai suatu simbiosis mutualisme.
Pada sambutannya di penandatanganan MoU tersebut, beliau mengatakan, “Tidak ada yang berada pada posisi sebagai sekolah pembina maupun sekolah yang dibina. Kedua belah pihak pada tingkat yang sejajar dan saling membutuhkan. Karena itu kami lebih suka menggunakan kata shering atau berbagi pengalaman. Apa yang telah di capai oleh SMK Negeri 3 Pati akan kami bagi dengan sekolah-sekolah lain, sehingga kelak mereka mampu meraih apa yang telah lebih dahulu di capai oleh sekolah kami. Juga tidak menutup kemungkinan sekolah-sekolah tersebut akan mampu melampaui pencapaian sekolah kami.”
Dalam pengarahan dari Dinas Pendidikan juga selalu memotivasi sekolah untuk menjaga, mencintai dan membudayakan hidup bersih dan lingkungan sehat. Demikian juga Kepala BLH Kabupaten Pati Ir. Purwadi, M.M. yang dalam sambutannya menyampaikan, bahwa  dengan menjaga lingkungan yang indah dan bersih merupakan bagian dari nilai ibadah kita dengan sang Khalik. Oleh karena itu kita harus  selalu upayakan Pati sebagai Kota Adipura Kencana.